Sungguh agama islam telah memotifasi pemeluknya  untuk memberikan perhatian yang besar terhadap anak yatim dalam wujud membantu dan menyantuni mereka serta mengulurkan tangan dalam memenuhi hajat dan kebutuhan mereka. oleh karenanya, Allah ta’ala telah menetapkan pahala yang besar bagi siapapun yang menyantuni anak yatim ataupun yang terlibat dalam kegiatan tersebut. sebagaimana anak yatim itu memiliki kedudukan yang mulia didalam islam dan memberikan perhatian yang sangat besar terhadap mereka. Didalam alqur’an kita dapatkan  banyak sekali ayat yang memerintahkan kita untuk memuliakan anak yatim serta menyantuni mereka, dintaranya :

وَيَسۡ‍َٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡيَتَٰمَىٰۖ قُلۡ إِصۡلَاحٞ لَّهُمۡ خَيۡرٞۖ

“Mereka bertanya kepadamu (Muhammad Shollallahu ‘Alaihi Wasallam) tentang anak- anak yatim, maka katakanlah kepada mereka mengurus urusan mereka secara patut itu lebih baik” ( Qs. Al baqoroh : 220 )

Firman Allah :

وَيُطۡعِمُونَ ٱلطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ مِسۡكِينٗا وَيَتِيمٗا وَأَسِيرًا ٨ إِنَّمَا نُطۡعِمُكُمۡ لِوَجۡهِ ٱللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنكُمۡ جَزَآءٗ وَلَا شُكُورًا ٩

“Dan mereka memberikan makanan dengan senang hati( kasih  sayang) kepada orang- orang miskin, anak- anak yatim dan tawanan, sesungguhnya kami memberi makan kepada kalian karena mengharapkan surga bukan ingin meminta balasan dan syukur kalian ). (Qs. Al insan : 8-9)

 

Dan sebagaimana pula bahwa  berbuat baik kepada mereka merupakan jalan keselamatan dari adzab Allah ta’ala :

فَلَا ٱقۡتَحَمَ ٱلۡعَقَبَةَ ١١  وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡعَقَبَةُ ١٢ فَكُّ رَقَبَةٍ ١٣  أَوۡ إِطۡعَٰمٞ فِي يَوۡمٖ ذِي مَسۡغَبَةٖ ١٤ يَتِيمٗا ذَا مَقۡرَبَةٍ ١٥  أَوۡ مِسۡكِينٗا ذَا مَتۡرَبَةٖ ١٦

“Maka tidakkah sebaiknya ( dengan hartanya itu ) ia menempuh jalan yang mendaki lagi sukar ?

Tahukah kamu jalan yang mendaki lagi sukar itu ? ( yaitu) melepaskan budak dari perbudakan atau memberi makan pada hari kelaparan ( kepada ) anak yatim yang ada hubungan kerabat atau orang miskin yang sangat fakir. (QS. Al balad : 11-16)

Serta sebagaimana Allah melarang hambanya berbuat sewenang- wenang terhadap mereka, sebagaimana firman Allah :

فَأَمَّا ٱلۡيَتِيمَ فَلَا تَقۡهَرۡ ٩

“Maka kepada anak yatim jangan kamu sewenang-wenang” ( Qs. Ad dhuha : 9 )

dan firman Allah :

أَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي يُكَذِّبُ بِٱلدِّينِ ١  فَذَٰلِكَ ٱلَّذِي يَدُعُّ ٱلۡيَتِيمَ ٢ وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ ٣

“Tidakah kamu( Muhammad Shollallahu ‘Alaihi Wasallam) melihat orang yang mendustakan agama? Yaitu orang yang  menyia-nyiakan anak yatim dan tidak memberi makanan terhadap orang miskin”. ( QS.AlMa’un. ayat 1-3 )

Dan sebagaimana pula Allah memerintahkan untuk berinfak kepada anak yatim dan menjadikannya sebagai salah satu sisi bentuk berinfak. Allah berfirman:

يَسۡ‍َٔلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَۖ قُلۡ مَآ أَنفَقۡتُم مِّنۡ خَيۡرٖ فَلِلۡوَٰلِدَيۡنِ وَٱلۡأَقۡرَبِينَ وَٱلۡيَتَٰمَىٰ وَٱلۡمَسَٰكِينِ وَٱبۡنِ ٱلسَّبِيلِۗ  ٢١٥

“Mereka bertanya kepadamu( Muhammad Shollallahu ‘Alaihi Wasallam) tentang apa yang mereka infakkan maka katakanlah apa- apa yang kalian infakkan dari kebaikan maka hendaknya untuk kedua orang tua, kerabat, anak- anak yatim, orang- orang miskin dan orang dalam perjalanan”.  ( QS. Al baqoroh : 215 )

 

Sungguh agama islam yang lurus ini memberikan perhatian yang sangat besar  kepada anak yatim dan memberikan pahala yang besar bagi orang yang menanggung , mendidik dan berbuat baik kepada mereka

Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيْمِ فِيْ الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَابَةِ وَالْوُسْطَى وَ فَرَجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

“Saya dan orang yang menanggung anak yatim dihari kiamat nanti seperti ini, (dan beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan sedikit merenggangkannya).

Untuk merealisasikan ayat- ayat  serta hadist- hadist tersebut diatas , maka rumah tahfidz yatim An nash berkomitmen penuh untuk menyantuni anak yatim dan berbuat ihsan kepada mereka, membina dan mendidik mereka dengan baik, serta membekali mereka dengan ilmu agama dan ilmu umum dan keterampilan yang semoga bermanfaat untuk kehidupan mereka di dunia dan di akhirat kelak.

Rumah Tahfidz Yatim An nash merupakan salah satu lembaga pendidikan islam yang dikhususkan untuk anak- anak yatim yang berupaya menghidupkan nilai- nilai alqur’an dan nilai- nilai islam menurut pemahaman salafus sholeh dari para shahabat dan orang- orang yang mengikuti mereka dengan ihsan.

Rumah Tahfidz ini di samping membekali santrinya dengan ilmu-ilmu agama juga membekali mereka dengan ilmu pengetahuan umum dan keterampilan,yang  diharapkan dengan semua bekal tersebut mereka akan mampu untuk mandiri serta mampu menopang tugas dakwah yang akan mereka emban.

Diharapkan juga dari Rumah Tahfidz Yatim An Nash ini dapat dijadikan washilah untuk kehidupan mereka lebih terang dan terarah, baik di dunia  maupun di akhirat.

Visi:

Menjadikan anak yatim menjadi penghafal al qur’an dan menjadi generasi yang unggul, mandiri dan berakhlaq mulia

Misi:

  • Menyelenggarakan pendidikan pesantren bagi anak yatim baik pendidikan agama maupun umum
  • Mencetak generasi penghafal alqur’an yang unggul
  • Membangun generasi muslim yang mandiri, cerdas dan berakhlaq mulia
  • Melakukan pembinaan tahfidz secara terpadu kepada anak yatim

Kurikulum:

  • Tahfidz qur’an
  • Bahasa arab dasar dan lanjutan
  • Aqidah,siroh,fiqh,akhlaq,hadist,kitabah,qur’an
  • Pelajaran umum ( matematika,bhs Indonesia,ipa,ips)
  • Ekstrakurikuler (memanah,futsal,boxing,renang,badminton)
  • Kejar sanad (bagi santri yang berprestasi)

Waktu belajar:

  • Hari senin – jum’at dari sesudah sholat subuh – 20.30 wib
  • Hari sabtu dan minggu kegiatan ekstrakurikuler

Kegiatan belajar diadakan di Rumah Tahfidz Yatim An Nash dan di Masjid Ibnu Abbas

Jadwal Kegiatan Santri

Waktu/ jam Jenis kegiatan
04.00- 05.00 Sholat malam dan sholat shubuh berjamaah di masjid
05.00- 06.00 Ngaji dan setoran hafalan baru
06.00- 07.00 Piket, isoma dll
07.00- 07.30 Persiapan setoran hafalan lama
07.30- 09.00 Tahfidz
09.00- 09.30 Istirahat
09.30- 10.30 Pelajaran umum
10.30- 11.30 Pelajaran diniyah
11.30- 12.30 Persiapan dan sholat dhuhur berjamaah di masjid
12.30- 14.30 Makan dan istirahat siang
14.30- 15.30 Persiapan shholat ‘ashar  dimasjid
15.30- 16. 30 Mengaji dengan membaca ayat yang hendak di hafal
16.30- 17.30 Istirahat, main dan mandi
17.30- 18.00 Persiapan sholat magrib dimasjid dan tahsin
18.00- 19.00 Makan malam
19.00- 20.30 Sholat isya dan menghafal alqur’an
20.30- 21.00 Murojaah pelajaran tambahan
21.00- 04.00 Istirahat malam

SALURKAN BANTUAN ANDA MELALUI :

BANK SYARIAH MANDIRI – CABANG PASAR MINGGU

Nomor Rekening : 7888 6444 28

Atas Nama : YAY. ISLAM AN NASH AHSAN (TAHFIDZ)

CONTACT PERSON :

  1. Abdurrahim : +62 857-1636-4928
  2. Agus Tri Mulyono : +62 812844821964